Peningkatan Disiplin dan Etika Siswa Melalui Pelatihan Budaya Sekolah Berbasis Delapan Dimensi Profil Lulusan di SMA Dua Mei Ciputat
Keywords:
Budaya Sekolah, Pendidikan Karakter, Disiplin Siswa, Etika Siswa, Delapan Dimensi Profil Lulusan, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)Abstract
Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan bermoral dalam kehidupan sosial. Sekolah sebagai institusi pendidikan formal memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai disiplin, etika, dan tanggung jawab sosial melalui pembiasaan serta budaya yang konsisten. Namun, realitas di lapangan menunjukkan masih ditemukannya berbagai permasalahan perilaku siswa, seperti keterlambatan hadir, rendahnya kepatuhan terhadap tata tertib, kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekolah, serta menurunnya sikap sopan santun dalam interaksi dengan guru dan teman sebaya. Kondisi tersebut menandakan perlunya intervensi yang terstruktur dan berkelanjutan melalui penguatan budaya sekolah yang berorientasi pada pembentukan karakter holistik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan disiplin dan etika siswa melalui pelatihan budaya sekolah berbasis Delapan Dimensi Profil Lulusan yang meliputi keimanan dan ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui ceramah interaktif, diskusi reflektif, studi kasus, simulasi perilaku, dan penugasan kelompok guna mendorong keterlibatan aktif peserta. Kegiatan dilaksanakan di SMA Dua Mei Ciputat dengan sasaran siswa kelas XI yang berada pada fase perkembangan remaja akhir sehingga membutuhkan penguatan nilai moral dan kontrol diri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai disiplin sebagai kesadaran internal, bukan sekadar kewajiban administratif. Selain itu, terjadi perubahan sikap dalam interaksi sosial berupa meningkatnya rasa hormat kepada guru, kemampuan bekerja sama, serta kepatuhan terhadap norma sekolah. Integrasi nilai profil lulusan dalam budaya sekolah terbukti menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, komunikatif, dan kolaboratif. Dengan demikian, pelatihan budaya sekolah berbasis Delapan Dimensi profil lulusan dapat menjadi model strategis penguatan pendidikan karakter yang aplikatif, kontekstual, dan berkelanjutan di pendidikan menengah
Downloads
References
Bertens, K. (2019). Etika. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Deal, T. E., & Peterson, K. D. (2020). Shaping School Culture: Pitfalls, Paradoxes, and Promises. San Francisco: Jossey-Bass.
Driyarkara. (2019). Filsafat Manusia: Pendekatan Integralistik. Jakarta: Kanisius.
Hasibuan, M. S. P. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.
Komariah, A., & Triatna, C. (2010). Visionary Leadership Menuju Sekolah Efektif. Bandung: Bumi Aksara.
Lickona, T. (2012). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Magnis-Suseno, F. (2011). Etika Dasar: Masalah-Masalah Pokok Filsafat Moral. Yogyakarta: Kanisius.
Mulyasa, E. (2018). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Prasetyo, A. (2020). Pengaruh budaya sekolah terhadap disiplin siswa sekolah menengah atas di Kota Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 145–158.
Rahmawati, N. (2022). Implementasi pelatihan berbasis profil lulusan dalam penguatan karakter siswa SMA. Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Karakter, 7(1), 23–35.
Suyanto. (2010). Pendidikan Karakter: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.
Tilaar, H. A. R. (2015). Pedagogik Kritis: Perkembangan, Substansi, dan Implementasinya di Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara.
Wibowo, A. (2013). Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wulandari, D. (2021). Penerapan nilai-nilai karakter dalam meningkatkan etika peserta didik di sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan Moral, 5(3), 210–222.
Zubaedi. (2018). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.









