Membangun Digital Ethics Melalui Literasi Digital Bagi Generasi Z Di SMK Kebangsaan Tangerang Selatan
Keywords:
Pendidikan Karakter, Etika Berinteraksi, PPKn, Pengabdian Kepada Masyarakat, Siswa SMKAbstract
Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam sistem pendidikan nasional yang berperan penting dalam membentuk kepribadian peserta didik, khususnya dalam membangun etika berinteraksi di lingkungan sekolah. Pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), permasalahan etika berinteraksi antar siswa masih kerap ditemukan, seperti rendahnya sikap saling menghargai, kurangnya empati sosial, lemahnya tanggung jawab, serta pola komunikasi yang kurang santun. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan pendidikan karakter yang terintegrasi dan aplikatif. Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai karakter dan etika sosial yang berlandaskan Pancasila, karena memadukan aspek pengetahuan kewarganegaraan, sikap moral, dan perilaku sosial peserta didik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan sikap siswa terhadap etika berinteraksi melalui pendidikan karakter berbasis PPKn. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif-partisipatif yang menempatkan siswa sebagai subjek utama pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi perencanaan dan koordinasi dengan pihak sekolah, analisis kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan seminar interaktif, diskusi kelompok, workshop, serta simulasi peran (role play). Pendekatan ini dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif siswa sekaligus memfasilitasi proses internalisasi nilai karakter secara reflektif dan kontekstual melalui pengalaman belajar langsung. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif dan menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Terdapat peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep etika berinteraksi, berkembangnya sikap saling menghargai dan empati, serta kemampuan berkomunikasi secara lebih santun dan bertanggung jawab dalam lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan PKM ini turut berkontribusi dalam menciptakan iklim sosial sekolah yang lebih harmonis dan kondusif. Dengan demikian, kegiatan PKM ini dapat menjadi salah satu alternatif model implementasi pendidikan karakter berbasis PPKn yang efektif dalam membangun etika berinteraksi siswa di lingkungan SMK secara berkelanjutan.
Downloads
References
Belshaw, D. (2011). What is digital literacy? Durham University.
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2015). What works in character education: A research-driven guide for educators. Character Education Partnership, 1–12.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Floridi, L. (2013). The ethics of information. Oxford University Press.
Hobbs, R. (2017). Create to learn: Introduction to digital literacy. Wiley Blackwell.
Kemmis, S., & McTaggart, R. (2014). Participatory action research: Communicative action and the public sphere. In N. K. Denzin & Y. S. Lincoln (Eds.), The Sage handbook of qualitative research (4th ed., pp. 559–603). Sage Publications.
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.
Livingstone, S. (2014). Developing social media literacy: How children learn to interpret risky opportunities on social network sites. Communications, 39(3), 283–303. https://doi.org/10.1515/commun-2014-0113
Mas, F., Jeluhur, H., Negat, K., & Tefa, A. (2025). Etika dalam media sosial: Antara kebebasan ekspresi dan tanggung jawab digital. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Digital, 2(2), 235–246.
Mezirow, J. (2000). Learning as transformation: Critical perspectives on a theory in progress. Jossey-Bass.
Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6. https://doi.org/10.1108/10748120110424816
Sanderse, W. (2016). The meaning of role modelling in moral and character education. Journal of Moral Education, 45(3), 1–13. https://doi.org/10.1080/03057240.2016.1164014
Syahda, F. L. (2024). Pentingnya pendidikan etika digital dalam konteks SDGs 2030. Jurnal Pendidikan dan Pembangunan Berkelanjutan, 2(2), 1–12.
UNESCO. (2018). A global framework of reference on digital literacy skills for indicator 4.4.2. UNESCO Institute for Statistics.
Wati, I., & Mardiana, M. (2025). Kontribusi kewarganegaraan digital dalam membentuk etika digital pada Generasi Z (The contribution of digital citizenship in shaping digital ethics in Generation Z). Journal of Civic Education and Digital Society, 5(1), 23–34.









