Membangun Disiplin dan Meningkatkan Kendali Diri Melalui Budaya Organisasi SMK Darussalam 2 Pamulang
Keywords:
Disiplin, Kendali Diri, Budaya OrganisasiAbstract
Disiplin dan kendali diri merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter peserta didik yang berperan dalam mendukung efektivitas organisasi serta pengembangan keterampilan sosial di lingkungan sekolah. Namun, berdasarkan hasil observasi awal di SMK Darussalam 2 Pamulang, masih ditemukan beberapa permasalahan yang berkaitan dengan kurang konsistennya pelaksanaan tanggung jawab organisasi, rendahnya kesadaran terhadap disiplin kolektif, serta belum optimalnya kemampuan siswa dalam mengelola emosi dan perilaku ketika menghadapi dinamika organisasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membangun disiplin dan meningkatkan kendali diri siswa melalui penguatan budaya organisasi. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif-reflektif dalam bentuk seminar edukatif yang melibatkan 10 siswa aktif dari organisasi OSIS, Rohis, dan Paskibra. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, dan refleksi pengalaman peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan observasi partisipatif, diskusi reflektif, dan analisis respons peserta berdasarkan indikator pemahaman disiplin, kendali diri, tanggung jawab individu, dan kemampuan reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya disiplin sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen organisasi, meningkatnya kesadaran terhadap kendali diri dalam mengelola emosi dan perilaku, serta berkembangnya kemampuan reflektif dalam memahami peran individu dalam membangun budaya organisasi yang positif. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap penguatan karakter siswa melalui pengembangan budaya organisasi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan adaptif.
Downloads
References
Alvesson, M. (2021). Organizational culture (3rd ed.). Sage Publications.
Bandura, A. (2021). Social learning theory and human behavior. Journal of Behavioral Studies, 15(2), 45–58.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Sage Publications.
Duckworth, A. L., Taxer, J. L., Eskreis-Winkler, L., Galla, B. M., & Gross, J. J. (2021). Self-control and academic achievement. Annual Review of Psychology, 72, 373–399. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-010419-050719
Howard, J. L., Bureau, J. S., Guay, F., Chong, J. X. Y., & Ryan, R. M. (2022). Student motivation and self-regulation in educational settings: A systematic review. Educational Psychology Review, 34(4), 2215–2243. https://doi.org/10.1007/s10648-022-09685-2
King, R. B., McInerney, D. M., & Watkins, D. A. (2022). The role of self-discipline in student development and achievement. Learning and Individual Differences, 95, 102143. https://doi.org/10.1016/j.lindif.2022.102143
Li, Y., Wang, M. T., & Eccles, J. S. (2023). Self-control and adolescent adjustment in school contexts. Journal of Adolescence, 95, 45–57. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2023.01.004
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.
Nguyen, T. T., & Tran, H. N. (2022). Organizational culture and student engagement in educational organizations. International Journal of Educational Management, 36(7), 1187–1201. https://doi.org/10.1108/IJEM-01-2022-0045
Rahmawati, N., & Hidayat, R. (2023). Peran organisasi siswa dalam pembentukan karakter disiplin peserta didik di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2), 155–167. https://doi.org/10.21831/jpk.v14i2.56789
Schön, D. A. (2022). The reflective practitioner: How professionals think in action. Routledge.
Zimmerman, B. J. (2022). Self-regulated learning and academic achievement: An overview. Educational Psychologist, 57(1), 1–12. https://doi.org/10.1080/00461520.2022.2008574


